Jumat, 18 November 2011

Printer


Jenis-jenis printer

 
Keunggulan Printer Dot Matrix dibandingkan Inkjet / Laser, antara lain :
- printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal awet.
- pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer
jenis inkjet dan laserjet.
- Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula
yang non-color.
- Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna,
yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
- Dapat mencetak rangkap sekaligus.
- Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.

Kekurangan Printer Dot Matrix dibandingkan Inkjet / Laser, antara lain :
- pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah.
- ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras
- kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan
terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan.
- Dpi dan Ppm rendah.
- Geraknya sangat lambat.
- Warna yang dihasilkan
 Keunggulan Printer Laser dibandingkan Printer Dot Matrix dan Inkjet, antara lain :
- Daya cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit.
- Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali dengan aslinya.
- Hasil cetakan cepat kering.
- Pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk
dari huruf yang bersangkutan
- Printer jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh
mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan
printer- printer sebelumnya.
- Dpi dan Ppm sangat tinggi.
- Efisien untuk mencetak hitam putih.
- Kapasitas warna lebih banyak.

Kekurangan Printer Laser dibandingkan Printer Dot Matrix dan Inkjet, antara lain :
- harga printer ini cukup mahal.
- harga catrignya lumayan mahal hingga 800 ribu rupiah
- Tidak dapat digunakan secara terus menerus.
- tidak bisa melakukan isi ulang tinta dengan manual


 
Keunggulan Printer Laser dibandingkan Printer Dot Matrix dan Inkjet, antara lain :
- Daya cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit.
- Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali dengan aslinya.
- Hasil cetakan cepat kering.
- Pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk
dari huruf yang bersangkutan
- Printer jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh
mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan
printer- printer sebelumnya.
- Dpi dan Ppm sangat tinggi.
- Efisien untuk mencetak hitam putih.
- Kapasitas warna lebih banyak.

Kekurangan Printer Laser dibandingkan Printer Dot Matrix dan Inkjet, antara lain :
- harga printer ini cukup mahal.
- harga catrignya lumayan mahal hingga 800 ribu rupiah
- Tidak dapat digunakan secara terus menerus.
- tidak bisa melakukan isi ulang tinta dengan manual
 
Printer Dot Matrik
Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan. Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Tetapi saat ini printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal 'bandel' (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.

Printer Laser Jet
Sebagian dari laser printer bentuknya mirip dengan mesin fotokopi. Daya cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit. Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali dengan aslinya. Selain itu hasil cetakan cepat kering. Tetapi harga printer ini cukup mahal.



Printer Inkjet
Inkjet printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut. Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika dibandingkan dengan laser printer


Prinsip yang utama suatu pencetak laser adalah keelektrikan statik, yang sama energi yang membuat alat pengering tetap bersatu .Keelektrikan statik adalah hanya suatu [beban/ tugas] yang elektrik penuh dibatasi obyek, yang dibebankan tertarik untuk satu sama lain, object dengan bidang keelektrikan statik kebalikan melekat bersama-sama.
Suatu pencetak laser digunakan  sebagai sort;jenis dari " lem yang temporer." Komponen inti dari sistem ini adalah photoreceptor, secara khas suatu silinder atau drum yang berputar. Perakitan drum ini dibuat dari material photoconductive yang dipisah oleh satuan energi dalam cahaya .

Beberapa contoh printer :
Samsung Printer ML-2551N Monochrome Laser printer
Printing
Speed 1 Up to 25 ppm letter (up to 24 ppm A4)
First Page Out Less than 12 seconds (from Ready)
Resolution Up to 1200 x 1200 dpi effective output
Duty Cycle Up to 100,000 pages per month

General
Dimensions (W x D x H) 15.2" x 17.2" x 12.8"
Weight 29.8 lbs. (13.5 kg)
Acoustics 3 Less than 53 dBA (printing), less than 35 dBA (standby)

Epson Stylus C87 Printer
Turbo Speed and Productivity
* No compromises between quality and speed
* Race ahead with printing speed of up to 22ppm

Make an Impact
* Up to 5760 dpi resolution and A4 BorderFree
* Pristine quality photo and document print-outs
* Perfect for advanced home projects or business proposals



Canon LBP-2000 Monochrome Laser Printer
Specifications:
+ Print Speed (PPM): 20 PPM (A4/LTR), 11 PPM (A3)
+ Resolution Enhanced: 1200dpi equiv. x 600dpi with Automatic Image Refinement at true 600 dpi x 600 dpi.
+ Paper Size: A3, B4, A4, B5, A5, 11x17" LGL, LTR, EXEC
+ Paper Input (Std.): Multi Purpose Tray - 100 sheets
+ Paper Output: Face down - 250 sheets
+ Dimension (W x D x H): 488 x 455 x 310 mm
+ Weight: Approx. 15kg excluding toner cartridge
+ Toner Cartridge: EP-65 Cartridge/10,000 pages (A4 at 5% coverage)
+ Interface Standard: IEEE 1284 Compliant Bi-directional Parallel & USB (V.1.1)
Optional: 10/100Base-TX Ethernet Board (EB-65)

http://idkf.bogor.net/yuesbi/e-DU.KU/edukasi.net/SMK/TIK/Peripheral.Printer/images/line_title.png

Printer Inkjet
Inkjet printer adalah alat cetak yang sudah menggunakan tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut. Tetapi pada inkjet printer, hasil cetakan lebih lama keringnya jika dibandingkan dengan laser printer


Prinsip yang utama suatu pencetak laser adalah keelektrikan statik, yang sama energi yang membuat alat pengering tetap bersatu .Keelektrikan statik adalah hanya suatu [beban/ tugas] yang elektrik penuh dibatasi obyek, yang dibebankan tertarik untuk satu sama lain, object dengan bidang keelektrikan statik kebalikan melekat bersama-sama.
Suatu pencetak laser digunakan  sebagai sort;jenis dari " lem yang temporer." Komponen inti dari sistem ini adalah photoreceptor, secara khas suatu silinder atau drum yang berputar. Perakitan drum ini dibuat dari material photoconductive yang dipisah oleh satuan energi dalam cahaya .
Inkjet adalah alat cetak yang sudah menggunakan yenta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus. Kecepatan mencetak jumlah halaman pada printer Inkjet tidak sama, tergantung pada jenis merk printer tersebut. Tapi pada Inkjet Printer hasil cetakan lebih lama keringnya jika dibandingkan dengan Laserjet Printer.

.System inkjet printer
1. Thermal Inkjet Head
Head ini bekerja dengan menggunakan system heater / thermal untuk melakukan suatu pencetakan. Tinta berguna sebagai media cetak dan cairan pendingin (cooling agent) terhadap heater head unit sehingga tidak terjadi over heat / panas berlebihan pada heater head. Over heat dapat mengakibatkan putusnya circuit head unit, melelehnya plastik dasar nozzle dan terjadinya pengeringan tinta pada nozzle head.
Detail Cara kerja:
Heater di tempatkan di dasar kanal tinta, dekat nozzle printhead. dengan adanya trigger menyebabkan pemanasan cepat pada tinta di atas titik didih. trigger ini menyebabkan perubahan dari bentuk cair menjadi uap yang menyebabkan ekspansi tinta dan memaksa tinta keluar dari nozzle printhead. tetesan tinta tersebut akan putus tiba-tiba dan gelembung akan kembali menyentuh heater, kemudian terjadi tetesan berikutnya untuk tembak. proses ini terjadi berulang ulang dan terjadi ribuan kali per detik.
Ada 2 Type konfigurasi untuk thermal printhead ini yaitu Roofshooters dan Edgeshooters.
- Cara kerja Roofshooter
Mengeluarkan tinta secara langsung dari induktor, dan gelembung yang di hasil kan berjarak pendek ke nozzle, sehingga kapasitas kemampuan untuk pengulangan proses lebih besar, supply tinta di tempatkan di bawah induktor transisi, sehingga memungkin kan tinta untuk dapat menyerap panas berlebihan, sehingga dapat mengurangi terjadinya overheating . System ini sering dipakai oleh HP dan Lexmark.
- Cara kerja Edgeshooter
Mengeluarkan tinta dari samping heater, sehingga berjarak panjang ke nozzle, secara tradisional, ini menimbulakn lebih sedikit pengulangan proses, tapi tetesan yg di hasilkan lebih tepat. Cara kerja ini lebih sederhana, dan biaya produksi yang lebih rendah. System ini sering dipakai oleh Canon dan Xerox.
>Micro Piezzo Crystal Head
Head ini mencetak dengan menggunakan system getar dan tekanan (Vibrate and Pressure ) dalam suatu medan listrik yang terbuat dari bahan keramik khusus. Dalam melakukan suatu proses pencetakan, tinta yang ada di dalam ink chamber / cavity / bak tinta di pompa oleh micro piezzo plate sehingga tinta terpompa keluar. Pemakaian tinta yang tidak sesuai dengan standard menjadi faktor utama terjadinya kebuntuan pada type head ini.
Jenis system ini banyak di pakai pada printer merk Epson dan Brother.

http://img1.blogblog.com/img/icon18_wrench_allbkg.png
Keunggulan Printer Inkjet dibandingkan Dot Matrix dan Laser, antara lain :
- Tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus.
- Menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak
menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer-printer sebelumnya.
- Menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inchie), maka
hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan jenis
printer sebelumnya, pada khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun grafik.
- Dpi dan Ppm lebih tinggi dibandingkan dot matrix.
- Kebih mudah mencetak gambar dan warna.
- Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik.

Kekurangan Printer Inkjet dibandingkan Dot Matrix dan Laser, antara lain :
- tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
- biaya operasional lebih mahal.
- waktu mencetak menjadi lebih panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar